Minds, Machine, Judgment and Ethic
Apakah ada "data kita"?

Tetangga kita tidak perlu minta izin untuk mengingat. Dia melihat, dia catat dalam kepalanya, itu urusannya sendiri. Kalau tetangga sebelah ingat bahwa kamu selalu berangkat kerja jam tujuh pagi, itu bukan data yang kamu punya. Itu ingatannya. Kamu tidak punya klaim apa-apa atas neuron di kepalanya. Tapi coba ganti tetangga itu dengan Google. Tiba-tiba perasaannya […]

Read more
Minds, Machine, Judgment and Ethic
AI memvonis AI

Seorang dosen di Solo pernah cerita ke saya, suaranya pelan tapi getir. Ia baru saja menggagalkan tugas akhir seorang mahasiswanya. Bukan karena isinya jelek. Justru karena terlalu rapi. AI detector di kampusnya menunjukkan angka 87 persen, dan angka itu, kata si dosen, sudah cukup untuk dijadikan dasar. Mahasiswa itu menangis di ruangannya. Ia bersumpah menulis […]

Read more
Minds, Machine, Judgment and Ethic
Siapa Bilang Minta Maaf Itu Cukup? 

Pernah tidak Anda merasa yakin melihat sesuatu, tapi orang yang punya kuasa bilang, "Kamu saja yang salah lihat"? Nah, itu inti dari cerita ini. Ada satu hal yang selalu terjadi ketika KEKUASAAN salah dalam menilai. Yang pertama kali dikorbankan itu bukanlah kebenaran, melainkan kepercayaan korban terhadap perasaannya sendiri. Coba bayangkan ada seorang senior atau atasan […]

Read more